6.8.10

Cute Hamster

Anggun - Still Reminds Me

♦ I hate my self for being in love with you ♦

♦ I hate my self for being in love with you ♦

I don't know why I'm always thinking about you lately. It really hurts me, you know. Why don't you just go away from my mind ?! Forever !! I'm always mumbling it over and over again. But your shadow always follow me and said :
" Every time I do, you call me back " or
" Ok, if you want me too... But I will back later " or the most frustrating,
" Cannot ! You're stuck with me, eh ! "

Gosh !


♦ I hate my self for being in love with you ♦

This starts from the day when you took me to the beach. I feel safe when I'm with you and makes me believe that you're the one who I'm looking for, the one that I've been waiting for. I think we both feel that feelings. We both feel that something good was happened between us. Because you show it clearly to me, though without the statement.

But then I was wrong. Totally wrong. I found the fact that it was too late.. I can't get you out of my mind.. I'm already thinking about you. Very deep.


♦ I hate my self for being in love with you ♦

I'm looking for a lover not a friend.
Someone who can be there when I need someone to talk to.
Someone who listens.
Someone who understand how I feel.

I'm looking for someone who won't pretend,
Not afraid to say the way he feels about me.
Wants to share, show he cares.
Someone who can keep me real and knows the way.
Someone who wont take me for granted.

Someone I can call who isn't affraid of love to share.

But I didn't get it from you. It makes me really upset. You are too busy with your stuff and your world so you didn't noticed me at all. You didn't realize my feelings. But I can't deny this, I can't forget you.

Sometimes I wonderin'.. maybe you left me because I'm being too hard to get ... ? It's just one of my defenses, you know... Sucks !! Or maybe you can't accept my attitude which is too close with my male friends. Yeaa.. as you still conservative. Well, I don't know... Let this be a secret that will never be answered.

..................................................................................................................................


Really !! I hate my self for being in love with you..

2.8.10

Thanks for teaching me. I'm trully grateful

Kmaren malem, waktu lg ngelamun ( rutinitas terpuji sbelum tidur ), tiba2 gua teringat suatu kejadian skitar 2 bulan yg lalu, ketika masih kerja di salah satu PH didaerah Cipete. Waktu itu gua lg di daerah Blok M mau ke kantor. Waktu lg nunggu taxi di jalan, ga tau knapa tiba2 gua memutuskan untuk naik angkot aja ke kantor (yg mana pd akhirnya gua sadar sebenernya saat itu gua disetting utk naik angkot karena bakal ada sesuatu yg gua dapetin ).

Selama perjalanan di angkot, pikiran gua terus melayang pada 1 gaun yang waktu itu gua ngebet bgt. gua uda bikin rencana begitu fee gua keluar, gua bakal beli gaun itu beserta aksesoris pendukung yg bakal matching ama gaun itu. Pokoknya yang ada di kepala gua gimana ntar gua bakal ngabisin duit gua buat beli baju, sepatu, makan2, make up ato laen2 yg ga penting deh seperti yg sering gua lakuin sebelumnya ( huh..dangkal banget ya =D )!

Gua asik dengan lamunan gua sendiri, sampai suatu saat angkot gua berhenti tepat di depan seorang cewe dengan baju seragam seperti petugas pengantar minuman. Yang terlihat pada waktu itu adalah celana hitamnya yang udah mulai buluk, kemeja warna broken white ( ga tau sih, mungkin pada awalnya warna putih kali ya ) dengan logo suatu produk minuman di saku kanan depan dan memakai topi hitam sehingga mukanya ga kelihatan jelas.

"Ayo naik!" kata si sopir.
"Tapi itu boxnya di depan, bang. Ta' ambil dulu ya" balesnya seraya menunjuk sebuah cooling box, bbrp meter di depannya.
"Lha, naik aja skalian. Orang dilewatin juga". bales si sopir.
Si cewe tertawa dan berdiri di pintu, uda kaya kenek.

Sesampainya di tempat si cooling box. dia melompat ke trotoar dan mengangkat box itu ( keliatannya sih lumayan berat), kemudian duduk di bangku serep dan menjepit box itu diantara kedua kakinya. Disitu baru gua bisa ngeliat wajahnya dengan cukup jelas. Ketika dia dan si sopir sedang asik ngobrol, gua mulai memperhatikan dia dari ujung kaki. Sepatu keds hitam yang uda mulai pudar dan sobek yang memperlihatkan jempol kakinya yang dibalut kaos kaki , celana katun hitam yang benangya udah lepas2 di bagian bawah, kemeja yang udah lusuh, punggung tangan yang tegang sampe uratnya keliatan dan semakin ke atas semakin terliat raut mukanya,kulit sawo mateng, rada mengkilat karena keringetan dan keliatan cape banget ( masi ada deskripsi lainnya sih ;D )

Gua mulai bersimpati. Dalam pikiran gua, dia pasti orang yang hidupnya pas2an dan ngga selalu beruntung. Dia mungkin blm pernah mendapatkan dan menikmati apa yang gua & temen2 gua udah punya sekarang. Mungkin dia jarang atau malahan belom pernah nongkrong di tempat2 yang udah gua datengin ma temen2 gua. Mungkin dia tidak seberuntung gua dan temen2 gua dalam hal pendidikan berikut fasilitasnya. Mungkin dia ga bakal bisa seenak jidat ngabisin gajinya dengan alesan memanjakan diri dan gua pikir setiap dia mo ngebeli sesuatu yang ada di otaknya mungkin adalah pertimbangan2 apakah dia butuh sesuatu itu ato ngga! Dan gua yakin banget dia pasti belum punya acc Fb ato malah ga tau apa itu Fb ( well, mungkin gua salah. Mgkn dia punya ;P ).

Semua pikiran2 yang cenderung menyedihkan tentang dia berkelebat di kepala gua sampai akhirnya gua denger dia tertawa lumayan keras karena ngerespon lawakan si sopir. Gua ngeliat ke arah dia dan ... ketawa nya bener2 lepas! Dia ga terliat kaya org susah yang harus serius mikirin hidup yang dia jalanin skrg! Tiba2 gua mikir lagi: " Jangan2 kebalik kali ya?!Apa hidup dia sebenernya ga semenyedihkan yang gua bayangin? Mungkin sebenernya hidup gua yang menyedihkan?". Seolah flashback gitu, gua ngeliat gimana pola hidup ga teratur yg sekarang lagi gua jalanin, seenak jidat, egois, negative thinking, jarang bersyukur, yang ada memintaaa mulu ( bahkan wkt bangun tidurpun, gua lgsg ngecek Fb bukannya bdoa
bilang makasi kalo masi idup -.-'),males2an, ga pernah serius blajar, stuck ga maju2, buang2 duit untuk hal yang ga penting daaann ..... masi banyak perbuatan tercela lainnya !

Gua merasa ketampar. Malu. Kalo gua inget2 itu semua, malu bgt. Apalagi ma sikap gua yang ga pernah puas. Well, ga pernah puas dalam hal positif semacam pendidikan dan pekerjaan sih itu bagus artinya kita ingin lebih maju dr sebelumnya. Tapi ga pernah puas untuk kasus gua sih dalam hal2 yg sangat tidak penting ;P.

Trus, waktu mau ngeliat dia lagi, mata kita saling beradu pandang. Spontan gua senyum dan dia balik senyum. Manis deh. Dalem ati gua bertrimakasih banget ma dia karena secara ga langsung udah ngebuka pikiran gua. Bahwa hidup ini adalah tentang bagaimana kita harus bersyukur untuk apa yang udah kita punya & tentang bagaimana kita harus kerja keras tanpa mengeluh dan tetep tersenyum. Masih sangat banyak orang yang ga seberuntung kita. Bahkan masi banyak yang ga seberuntung cewe ini.Terkadang kita terlalu sibuk ngeliat ke atas untuk bisa menjadi lebih bae tanpa ngeliat ke bawah untuk bisa bersyukur atas berkat yang udah kita terima.

Sebelum turun dari angkot, gua senyumin lagi dia. Pastinya sih dia ngerasa aneh kali ya knapa gua senyumin.Dan gua langsung tersadar mungkin udah jalannya hari itu gua harus naik angkot buat dapetin pengalaman kecil yang sekarang gua sharing ke kalian :)

Ps:
Gua tetep beli gaun yang gua pengenin itu lho ...gpp la yaa :P

The Best of Time is Now

04:57:17 AM

Okay !!

Ga bisa tidur lagi ! Dan ga tau mau ngapain juga.
Butuh temen ngobrol, tapi nda ada..
Mau lari pagi...tapi lingkungannya ga kondusif ..
DVD ...udah lama ga nyetock :(
Mau sok imut nulis "Dear Diary".. tp nda punya Diary ..

Blog... pilihan terakhir.

--------------------------
---------------------------

Udah hampir 2 bulan ngejalanin rutinitas ga sehat macem begini. Disaat semua orang bisa tidur dengan nyenyaknya ( plus bonus mimpi indah ), aku masih duduk di sini, di depan laptop sambil browsing, searching, sekali-sekali bersenandung, coba2 belajar ngedit, praktekin apa yang udah aku dapet dari short course, maen game aneh ga penting yang sama sekali ga ngasih ilmu apapun untuk otakku yang semakin berkarat ( karena uda kelamaan ga dipake mikir yang berat2 ) ampe nyemilin Skittles sebungkus ( ga pake diemut, langsung dikunyah ). Siap2 besok nangis sakit gigi !!

Beberapa menit yang lalu aku bahkan mencoba untuk sok serius ngebaca buku ( buku2 dari abangku yang kbanyakan berisi tentang motivasi untuk mengalahkan "dunia". Yeaaa... Buku-buku yang oleh si abang diharapkan dapat memberikan pencerahan untuk sang adik kecilnya, yang aku akui kadang otakku emang suka berpikiran sempit dan butuh dicekokin tentang hal-hal yang berbau positif !

Ngomong-ngomong tentang pikiran sempit... Hmm.. untuk kasus aku disini adalah mengenai krisis percaya diri. Termasuk dalam kategori "berpikir sempit" sih menurut aku, karena aku ga berani mempunyai khayalan terlalu tinggi tentang sesuatu yang bagus dan baik untuk masa depan. Aku juga suka berpikiran bahwa aku ga bakal bisa melakukan sesuatu yang membanggakan. Takut kecewa kalo hasilnya ga sesuai yang dibayangkan.

Banyak orang yang ga terlalu pede sama dirinya sendiri. Aku bener kan ? Terus menunggu sampai ada suatu moment mau ga mau kita dipaksa untuk percaya ama kemampuan kita. Aku juga berusaha untuk meyakini teori yang bilang kita harus selalu berusaha berpikir positif tentang apapun karena katanya keep positive bisa menarik alam semesta untuk mewujudkan keinginan-keinginan kita. Karena bumi ini adalah tentang gravitasi begitu juga yang ada di dalemnya. Ada gaya tarik menarik yang dasyat yang terrjadi antara manusia dengan alam ketika kita mulai berpikir. Apapun itu, baik positif atopun negatif.

Yang jadi masalah, apa kita siap untuk menghadapi yang namanya kekecewaan disaat si Alam Semesta ini tidak mengabulkan keinginan2 terbaik kita ? Disaat kita sangat yakin bahwa keinginan kita akan terwujud karena saking positifnya pikiran kita ? Well, kalau aku mengajukan pertanyaan ini ke abangku, dia akaan jawab:

" Kita harus selalu siap, karena hidup adalah proses pembelajaran dan melatih kesabaran."

Kalimat yang menurut aku simpel, sederhana bahkan terlalu sering di dengar di kesempatan apapun, tapi.. ya emang itulah jawabannya.
Itulah teori yang sekarang harus aku coba praktekin lagi ( setelah sempat mandeg bbrp bln belakangan ini ).

Aku teringat dgn apa yang abangku bilang beberapa bulan yang lalu. Dulu, waktu aku kecil, diantara temen2 bermain masa kecilku, aku hampir sering menjadi "leader". Aku selalu merintah mereka dan tau bangaimana cara mengorganized mereka.
Aku bisa bayangin aku pasti menikmati masa-masa itu dulu.. haha.. yaa logikanya... pasti seru kan bisa merintah2 orang, trus kemanapun kita pergi mereka selalu ngekorin,
selalu menjadi orang yang dicari,
selalu menjadi orang yang ditunggu,
selalu menjadi orang yang didenger.
Wow... kalo itu bisa terjadi sekarang, keren banget pasti !! ;P

Abangku mikir kalo aku udah dewasa, aku bisa jadi pemimpin, punya rasa pede yang tinggi, selalu berpikiran positif .. pluuss... tentu saja fasih berbahasa Inggris ( lho.. ?! Tapi, asli..ini impian abang ku banget :P

Tapiii.... yang ada sekarang, aku tumbuh jadi perempuan yang "biasa" saja, terkena krisis pede, dan mindernya ga ketulungan...pluusss.... ga fasih berbahasa Inggris, tapi pasif !

Mungkin ada beberapa orang yang kenal aku kalo baca note ini langsung mikir:
" Lo minderan ?! Yang bener aja ! Bawel & lebay gitu !! ". Hehee.. yaa.. emang aku lebay, bawel, cerewet, ngomong ga ada jeda.. terserah apapun sebutannya, tapi minder disini adalah dalam hal yang sifatnya serius. Nangkep kan maksudku ? Nangkep donk harusnya.

Gini, aku ga pedean, ga punya kemampuan persuasif, ga bisa menjadi magnet buat orang-orang di sekitar aku. Bahkan terkadang aku jadi orang yang cuma bisa jawab "TERSERAH" ketika ditanya tentang sesuatu. Contoh kecilnya nih, kalo ada temen yang nanya:
" Eh, mau ngapain lagi nih kita ? " Ato, " abis ini kita mau kemana?"
Padahal sebenernya ada saat dimana aku ingin menyuarakan ide2 yang ada di pikiranku. Tapi ... jarang bisa keluar. Kalaupun bisa keluar secara spontan , pada akhirnya tetap aku bilang
" Eh, tapi terserah kalian sih ". Well, cukup memuakkan kadang..

Ya..ya.. sikap jelek macem gini sih ga bisa dibiarin lama-lama. Saat aku udah tiba untuk mulai lagi benahin semuanya. Udah mulai kepanggil nih. Aku tahu aku bisa karena dulu aku pernah beberapa kali sempet punya sifat percaya diri yang besar ( tapi ga pernah statis... random mulu waktunya ) diikuti dengan mulai memampukan diri untuk bisa "taat" ama Yang Diatas ;P ( biasanya ini terjadi disaat aku baru ngalamin kejadian yang menyayat hati hiks... yang luar biasa bikin sensi dan merasa tersakiti, dizolimi, dikhianati, dibohongi... dan satu2nya jalan keluar terakhir, yang menurutku ampuh untuk nenangin jiwa drpd hanya sekedar curhat ke temen deket atau mewek ga jelas, adalah berdoa dan mengakrabkan diri ama DIA ). Dan sueer... untuk memulai deket lagi, basa basinya itu susah banget lho... karena sempet ninggalin Dia terlalu lama..

Tapi yang bikin aneh dan bikin aku gedeg, sikap baik ini ga pernah bertahan lama. Krn kalo perasaan sedih aku perlahan mulai menghilang, aku selalu balik lagi ke habit yang lama seolah-olah aku udah ga butuh bantuan untuk ngademin dan nenangin hati.. krn hatiku udah tenang dengah sendirinya seiring berjalannya waktu... Padahal aku ga bermaksud begitu sih :( Takutnya dikirain ada maunya doank, baru nongol -.-' ( Hmm..sebenernya iya juga sih :P )

Sempet juga sih aku bertanya2, "Kenapa aku gitu ya?"

Belakangan aku nemuin jawabannya. Mungkin karena aku tipe orang yang pembosan makanya aku bosan dengan rutinitas "Ayo, menjadi anak Tuhan" yang aku jalanin, yang notabene hanya bertujuan untuk nenangin jiwa, jadi bukan karena aku mencoba untuk serius "engaged" ama DIA. Sehingga ketika aku udah tenang dan udah mulai lupa kesedihan yang lalu2, perlahan aku juga mulai ga terpola lagi.

Hmmh... kenapa ujung2nya jadi religius gini ya? Well, intinya aku udah kembali disadarkan lagi dan aku sih ngarepnya, "kesadaran" ini bisa bertahan lebih lama dari yang sudah2, malah kalo bisa selamanya ( masih agak menyangsikan sih....See... aku mulai lagi, ga percaya kalo hal itu bisa :P ).

Oya, aku inget kenapa aku akhirnya ga bisa berani ngadu nyali di bidang interior .. itu karena dulu aku sering berpikir negatif tentang bidang ini. Aku selalu mikir kalo aku ga sanggup bergerak di sini, jadinya ya itu yang terjadi. Apa yang aku pikirin, itu yang terjadi :(
Hukum alam semesta itu bener adanya lho.. Jadi, coba belajar berpikir hal yang baik2 aja :)

Okay, 06:30 AM, saatnya tidur. Ciaow ! Gb ♥

The Animal Within

As I glance at the clouds I wonder,

If I could escape for a moment,
In the body of an elephant,
How fun it would be,
To carry a prince on my back,
Through the jungles of India,
His precious jewelry clinging and chiming,
With every powerful step I take,
Knowing that he could not make it without me.

But the clouds change,

And I see a wolf,
Crouched down as if stalking his prey,
And I find the thought,
Of ripping food apart,
With razor sharp teeth appealing,
How powerful a sensation to have the blood of another,
Drip from your jaws.

And the wind shifts directions,

And I notice the mane of a lion.
He lies on his side without a care in the world besides,
The incessant biting of flies that do not seem to leave,
Even with a great clout of his tail.
How pleasantly boring the life of,
This lion would be ' and I yearn,
To be able to nap in this shade,
Instead of carrying on in this life,
Where absolute satisfaction seems,
Near impossible to achieve.

I take a step,

A dolphin is born-
Free to conquer the waters,
As it pleases. I begin to think,
That I would not mind,
Traveling the endless salty oceans,
How glorious to journey near and far at will,
Without losing direction and hope in the future.

And I see a new figure forming,

From a different angle,
I see a mother, child at breast,
Supplying nourishment to sustain life,
Freely giving endless love'
I envy the bond they share.
How dear to cradle a babe in arms,
Knowing it was you who gave them life.


And after all of this,
I look at the heavens once more,

Oh, but to fly like an eagle,
And shape the clouds with my wings!

© Aubrey M. Kibby

❀ FARAWAY PLACE ❀

I need an island in the sea,
Under skies of shining stars,
Away from you away from them
Away from lights and noisy sounds,
Above the egos and the stress,
Where I can lay it all to rest,

A place I can't describe in words.
An open sky and light blue sea,
The birds are sweetly singing in a harmonic beauty.
All the plants are turning green and the trees are touching the sky,
I fell like I am lifting up like I can fly,
Nothing can bring me down from this heaven I have found.

Until..

Suddenly I'm awake and found myself rolled around my bed.
A wind whispers softly through the bedroom window.
I hear the wind calling my name,
a sound so strong that it leads me home again,
Try not to be sad when it ends.

but..

I heard the teardrop hit my pillow,
before I even knew I was crying.
All is calm. All is dark.

The night is still alive.